
Magelang – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) dan Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) resmi memperkuat kolaborasi melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) dan Pusat Studi. Kerja sama ini melibatkan Abdimas dan Pusat Studi Business Development Digitalization DRPM UMSIDA dengan Abdimas dan Pusat Studi Corporate Law UNIMMA.
Penandatanganan IA dilaksanakan sebagai bentuk komitmen kedua perguruan tinggi dalam mengimplementasikan kerja sama secara nyata dan berkelanjutan, khususnya dalam penguatan peran akademisi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala LPPM UNIMMA, Sumarno Adi Subrata, Ph.D, yang menegaskan bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi Muhammadiyah menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan dampak pengabdian kepada masyarakat.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan DRPM UMSIDA, Dr. Noor Fatimah Mediawati, MH, yang menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini serta harapan agar IA yang ditandatangani dapat segera diwujudkan dalam berbagai program kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam implementasi kerja sama Abdimas, Dr. Khusnul Laely, dosen Program Studi PAUD UNIMMA, ditunjuk sebagai Ketua Joint Abdimas UNIMMA yang menggandeng Nurfi Laili, M.Psi., Psikolog dari UMSIDA. Salah satu program yang akan dilaksanakan adalah Pelatihan Pencegahan dan Stop Bullying di SMP Muhammadiyah Inovatif Mertoyudan, Magelang.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi siswa yang masih menunjukkan perilaku bermain secara berlebihan baik secara verbal, fisik, maupun digital, sebagaimana disampaikan oleh Veny Soraya, anggota tim Abdimas sekaligus dosen UNIMMA. Melalui pelatihan tersebut, diharapkan siswa mampu mengenali bentuk-bentuk bullying serta membangun lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan berkarakter.
Selain kerja sama Abdimas, penandatanganan IA juga mencakup kolaborasi Pusat Studi antara UMSIDA dan UNIMMA. Dalam bidang ini, kedua institusi akan menyelenggarakan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi Paguyuban Pengrajin Pahat Batu Magelang.
Dari pihak UMSIDA, kegiatan ini melibatkan Dr. Vera Firdaus, MM dari Pusat Studi Bussiness, Development, and Digitalization, sementara dari UNIMMA dipimpin oleh Dr. Chrisna Bagus Edhita Praja, SH., MH, selaku Ketua Pusat Studi Commercial and Corporate Law. Pelatihan K3 ini bertujuan meningkatkan kesadaran pengrajin terhadap pentingnya keselamatan kerja, sehingga mampu meminimalkan risiko kecelakaan dan meningkatkan produktivitas.
Melalui penandatanganan Implementation Agreement ini, UMSIDA dan UNIMMA berharap sinergi antarperguruan tinggi dapat terus diperkuat serta memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas