DRPM.Umsida.ac.id – Pusat Studi Pangan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo melakukan audiensi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo pada Selasa, 13 Mei 2026. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Perikanan Sidoarjo tersebut membahas rencana kerja sama strategis dalam upaya peningkatan kualitas, maintenance, serta pengolahan produk perikanan dan hasil laut di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Pusat Studi Pangan dan Perikanan (PSPP) diketuai oleh Bapak Dr. Lukman Hudi., S.TP, M.MT, beserta anggota Ibu Profesor Dr. Ir. Andriani Eko Prihatingrum MS., Ibu Dr. Poppy Diana Sari, S.TP., MP, Ibu Rahmah Utami Budiandari., S.TP., MP, Bapak Ir. Agus Miftakhurrohmat MP serta Laboran Prodi Teknologi Pangan Ibu Kintan Sari Kinanti S.TP melakukan kunjungan dan audiensi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo. Pada giat hari itu tim dari PSPP disambut oleh Sekteraris Dinas Perikanan Ibu Susi Wulandari S.Sos, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Ibu Okky Andriani, S.IP., M.AP, serta Ibu Era Setyawati, S.Pi. dari Bidang Perikanan Tangkap, Bapak M. Irsyadul Ibad sebagai Pengelola Layanan Operasional dinas perikanan dan Bapak Willy Dika.

Pada Giat ini Dinas Perikanan menyampaikan program yang sedang berjalan diantaranya terkait bidang budidaya perikanan, perikanan tangkap. Paparan tentang bidang budidaya oleh bapak Ibad menyebutkan bahwa unggulan Sidoarjo untuk saat ini adalah Rumput laut jenis Gracialira Sp, dimana ada Desa yang menjadi icon Kampung Rumput Laut yaitu Desa Jabon. selain itu Budidaya air payau dan tawar di wilayah Sidoarjo sendiri umumnya mengaplikasikan sistem polikultur dengan budidaya ikan nila, ikan bandeng, udang windu dan udang vaname. setiap daerah memiliki komoditas tersendiri misalnya Daerah Tanggulangin dengan komoditas ikan nila dan udang vaname, daerah Waru dengan komoditas Udang Windu dan Udang Vaname, Daerah Sedati dengan komoditas ikan dan udang.
Bidang Perikanan tangkap di Sidoarjo dipaparkan ole Ibu Era mennunjukkan bahwa terdapat 1599 Nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama atau KUB. Pada Bidang ini program kerja yang dilakukan salah satunya adalah pelatihan jaring tangkap ikan, dimana jaring yang selain bertujuan memaksimalkan hasil tangkap tetapi juga ramah lingkungan sehingga ikan dengan ukuran terlalu kecil tidak tertangkap saat nelayan mencari ikan. Selain itu adajuga program pelatihan dan perbaikan mesin kapal, pelatihan pelapisan perahu serta pelatihan keselamatan di laut.

Ketua PSPP juga menyampaikan program kerja yang sudah dan akan dilaksankaan pusat studi salah satu diantaranya terkait penelitian dan pengabdian masyarakat tentang pengembangan potensi perikanan dan pangan di Sidoarjo salah satu diantaranya diversifikasi produk berbasis hasi perikanan yaitu budidaya sistem kolam terpal, pengembangan probiotik aquakultur dengan memanfaatkan jamur trichoderma untuk budidaya perikanan, pengembangan probiotik berbasis rumput laut serta produk turunan produk perikanan misalnya dodol rumput laut, nori gracialira sp, crispi rumput laut hingga tepung rumput laut dengan berbagai treatment.
Audiensi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung pengembangan sektor perikanan yang berkelanjutan dan bernilai tambah. Melalui kolaborasi tersebut, kedua pihak berharap dapat menghadirkan berbagai program pendampingan dan penguatan kapasitas bagi pelaku usaha perikanan maupun pengolah hasil laut di Sidoarjo.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah potensi kerja sama, mulai dari pengembangan teknologi budidaya perikanan, teknologi pengolahan hasil perikanan, peningkatan mutu produk, pendampingan maintenance mesin dan peralatan agar memiliki daya saing lebih tinggi, hingga penguatan inovasi pangan berbasis hasil laut. Pusat Studi Pangan dan Perikanan Umsida menyampaikan komitmennya untuk turut berkontribusi melalui riset, pengabdian masyarakat, serta pendampingan berbasis akademik yang dapat diterapkan secara langsung di lapangan. Sementara itu, Dinas Perikanan Sidoarjo menyambut baik rencana kolaborasi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi perikanan daerah.
Kabupaten Sidoarjo sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah dengan potensi perikanan dan hasil laut yang cukup besar di Jawa Timur. Oleh karena itu, sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas produk, memperluas peluang pasar, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pelaku usaha perikanan. Melalui audiensi ini, kedua pihak berharap kerja sama yang akan dibangun dapat segera direalisasikan dalam bentuk program konkret yang memberikan dampak positif bagi pengembangan sektor perikanan dan hasil laut di Kabupaten Sidoarjo.
Penulis : Poppy Diana Sari dan Rahmah Utami Budiandari