Kegiatan Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut bagi Lansia di Klinik PRJ Muhammadiyah Ar Fachrudin Kota Kediri

Kota Kediri, 24 April 2026 – Klinik PRJ Muhammadiyah Ar Fachrudin, Kota Kediri, mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) dengan tema ‘Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut untuk Lansia Penderita Diabetes Melitus/DM dan Hipertensi/HT` yang dilaksanakan pada tanggal 24 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran lansia mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, yang seringkali terlupakan oleh banyak orang di usia lanjut.

Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri dari pria dan wanita berusia lanjut dengan kondisi penyakit kronis, seperti Diabetes Melitus dan Hipertensi. Sebagian besar peserta selama ini kurang mendapatkan informasi yang cukup mengenai hubungan antara kondisi kesehatan gigi dan penyakit sistemik, sehingga kegiatan ini diadakan untuk mengatasi masalah tersebut.

Penyuluhan dan Demonstrasi Interaktif
Kegiatan dimulai dengan sesi penyuluhan interaktif yang mengedukasi peserta mengenai dampak buruk dari penyakit gigi terhadap kondisi kesehatan umum, khususnya pada penderita Diabetes dan Hipertensi. Drg. Anis Khoirin Hayati, ketua tim pengabdian masyarakat, menjelaskan bahwa ‘Kesehatan gigi yang buruk bisa memperburuk kondisi penyakit kronis yang diderita lansia, oleh karena itu penting untuk menjaga kebersihan gigi dengan cara yang tepat.’

Setelah penyuluhan, peserta diberi kesempatan untuk menyaksikan demonstrasi langsung mengenai teknik menyikat gigi yang benar dan penggunaan benang gigi (flossing). Demonstrasi ini dilakukan dengan alat peraga yang mudah diakses oleh peserta. Tim medis juga memberikan pendampingan individu kepada pasien yang memiliki risiko tinggi untuk memastikan mereka mempraktikkan perawatan yang benar.

Gambar 1. Kegiatan Penyuluhan Interaktif di Klinik PRJ Muhammadiyah

Gambar 2. Kegiatan Demonstrasi Teknik Menyikat Gigi oleh Tim Medis

Pelatihan dan Pendampingan untuk Staf Klinik
Selain kegiatan untuk peserta, Klinik PRJ Muhammadiyah juga mengadakan pelatihan untuk seluruh staf medis mengenai cara memberikan edukasi yang lebih efektif kepada pasien dengan kondisi penyakit kronis. Dengan pelatihan ini, staf diharapkan dapat lebih siap dalam melakukan penyuluhan dan memberikan informasi yang lebih mendalam mengenai kesehatan gigi kepada pasien, terutama lansia.

Evaluasi dan Keberlanjutan Program
Program ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengetahuan satu kali saja, namun juga berfokus pada keberlanjutan. Tim Abdimas merencanakan sesi evaluasi berkala dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai seberapa jauh pengetahuan pasien telah meningkat setelah mengikuti penyuluhan. Selain itu, keberlanjutan program juga didorong dengan integrasi edukasi kesehatan gigi ke dalam layanan rutin klinik, sehingga pasien dapat terus mendapatkan informasi dan bimbingan terkait kesehatan gigi mereka.

Gambar 3. Kegiatan Evaluasi dan Diskusi Kelompok Pasca Penyuluhan

Keberlanjutan dan Dampak Positif Program
Klinik PRJ Muhammadiyah berharap agar kegiatan ini dapat terus dilanjutkan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat lansia di Kota Kediri. Program ini juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 3, yakni Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dengan cara memperkuat pelayanan kesehatan preventif bagi masyarakat yang rentan terhadap penyakit kronis.