Direktur DRPM, Prof. Sigit Sampaikan Harapan Keberlanjutan Usaha Pada UMKM Babakaran melalui Legalitas NIB daan Sertifikasi Halal

Gambar 1. Pendampingan Dan Penyerahan 1.000 Box Kemasan Sebagai Upaya Penguatan Daya Saing Umkm Babakaran Raos Di Kabupaten Sidoarjo

Sidoarjo – Sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat, tim Pengabdian kepada Masyarakat melaksanakan kegiatan pendampingan dan penyerahan bantuan kemasan usaha kepada UMKM Babakaran Raos pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di lokasi UMKM Babakaran Raos, Kaliampoh RT 03 RW 01, Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.

Kegiatan pengabdian ini difokuskan pada penyerahan bantuan sebanyak 1.000 (seribu) box kemasan produk yang diharapkan dapat menunjang peningkatan kapasitas produksi, kualitas kemasan, serta daya saing produk UMKM. Kemasan yang lebih baik dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperkuat citra dan branding usaha di pasar.

Kegiatan ini dihadiri dan didampingi langsung oleh Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (DRPM), Prof. Dr. Sigit Hermawan, S.E., M.Si., CIQaR., CRP Kehadiran pimpinan DRPM tersebut menjadi bentuk dukungan institusi terhadap keberlanjutan program pengabdian yang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

Dalam sambutannya, Direktur DRPM Umsida menyampaikan bahwa UMKM perlu memiliki strategi branding yang kuat untuk meningkatkan value produk di mata konsumen, salah satunya melalui branding pada kemasan. Menurutnya, kemasan nasi pada UMKM Babakaran Raos yang dikelola oleh Bapak Ikhsan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai identitas produk yang lebih profesional dan berdaya saing.

Lebih lanjut, Guru Besar Akuntansi Umsida yang baru saja dilantik tersebut juga menekankan pentingnya legalitas usaha sebagai kunci keberlanjutan UMKM. Legalitas yang dimaksud meliputi Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal, yang menjadi syarat penting untuk memperluas akses pasar dan program pendanaan. Oleh karena itu, tugas tim pendamping pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga melakukan pendampingan legalitas usaha bagi mitra UMKM.

Ia menambahkan bahwa ke depan, UMKM Babakaran Raos diharapkan dapat diusulkan untuk mengikuti program pengabdian kepada masyarakat dengan skala yang lebih tinggi, yakni pada program Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Dengan skala program yang lebih luas, diharapkan dampak pengabdian dapat dirasakan secara lebih signifikan oleh UMKM dan masyarakat sekitar.

Gambar 2. Sambutan oleh Direktur DRPM Umsida

Penyerahan bantuan kemasan dilakukan oleh Lukman Hudi, S.TP., M.MT., selaku anggota tim Pengabdian kepada Masyarakat, kepada pihak UMKM Babakaran Raos. Selain penyerahan bantuan, tim juga memberikan pendampingan terkait pemanfaatan kemasan sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha dan peningkatan daya saing produk.

Gambar 3. Penyerahan Bantuan Kemasan

Gambar 3. Kemasan Baru UMKM Babakaran Raos

Mitra UMKM Babakaran Raos menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh tim pengabdian. Bantuan kemasan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan produksi dan pemasaran produk ke depan.

Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan lancar dan tertib, serta sejalan dengan tujuan institusi dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan UMKM Babakaran Raos secara berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.