Peningkatan Literasi PHBS Gigi dan Mulut Remaja Berbasis Sekolah Mitra: SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo

Sidoarjo – Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) melaksanakan program edukasi interaktif kesehatan gigi dan mulut bagi siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo. Kegiatan ini menargetkan peningkatan literasi kesehatan gigi dan mulut siswa melalui pembelajaran partisipatif, demonstrasi praktik menyikat gigi, serta penyediaan media edukasi berbasis sekolah.

Kegiatan diawali dengan pengukuran pengetahuan siswa melalui pre-test, dilanjutkan pemaparan materi mengenai plak, karies, radang gusi, faktor risiko pada remaja, serta kaitan kesehatan gigi dan mulut dengan kualitas hidup dan prestasi belajar. Tim juga memandu siswa mempraktikkan teknik menyikat gigi yang benar menggunakan model rahang dan lembar checklist, sehingga siswa mendapatkan umpan balik langsung.

Ketua tim, Dr. drg. Faisal Hamdi, menyampaikan bahwa pendekatan sekolah dipilih karena sekolah merupakan lingkungan strategis untuk membentuk kebiasaan sehat yang berkelanjutan. Selain siswa, guru dan pengelola UKS juga mendapatkan pendampingan singkat untuk pemanfaatan modul, poster, dan materi digital.

Program ini turut mendorong pembiasaan perilaku hidup sehat melalui edukasi menjaga kebersihan gigi dan mulut serta pengurangan konsumsi makanan dan minuman tinggi gula yang berisiko menyebabkan karies gigi.

Peningkatan Pengetahuan Siswa
Sebagai indikator keberhasilan program, dilakukan pengukuran pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Target capaian program adalah peningkatan skor pengetahuan siswa minimal 20% setelah mengikuti rangkaian edukasi. Materi yang diberikan mencakup pencegahan karies, kesehatan jaringan periodontal, pentingnya kebersihan rongga mulut, serta penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.

Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi
Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini menekankan kemampuan praktik siswa dalam menyikat gigi dengan teknik yang benar. Demonstrasi dan simulasi dilakukan secara langsung menggunakan media edukasi sehingga peserta dapat mempraktikkan setiap langkah dengan tepat. Program menargetkan sedikitnya 70% siswa mampu menunjukkan teknik menyikat gigi yang benar setelah mendapatkan pendampingan.Luaran Media Edukasi dan Keberlanjutan Program
Sebagai bentuk keberlanjutan kegiatan pengabdian, tim menyerahkan media edukasi berupa modul, poster, infografik, dan materi digital kepada pihak sekolah. Media tersebut dapat digunakan oleh guru maupun UKS sebagai sarana edukasi kesehatan gigi dan mulut secara berkelanjutan. Partisipasi aktif siswa dan dukungan sekolah menjadi modal penting dalam membangun budaya sekolah yang peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut.

Melalui kegiatan ini, UMSIDA dan SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo memperkuat kolaborasi promosi kesehatan remaja. Tim berharap program dapat diintegrasikan dalam aktivitas UKS serta menjadi bagian dari budaya sekolah yang peduli kesehatan gigi dan mulut.