Drpm.umsida.ac.id – Tim PS-RES yang dikomandoi oleh Dr. Prantasi Harmi Tjahjanti,S.Si.,MT, dengan anggota PS-RES yang lainnya adalah Ali Akbar,ST.,MT, Budwi Harsono, A.Md.,ST.,MT, Dr. Yulian Findawati,ST.,M.MT, Metatia lntan Mauliana,S.Pd,M.Si, dan Indah Sulistiyowati.,ST.,MT, melakukan kegiatan bagaimana cara pembuatan Souvenir Celengan dari karton-karton bekas. “Awalnya memotong kartonnya menggunakan tenaga manual yang hasilnya tidak rata dan tidak bagus diganti menggunakan alat pemotong kertas karton berbentuk lingkaran yang dilengkapai dengan cutter sebagai pisau pemotong yang dapat disesuaikan diameter potongnya, sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen dengan lebih cepat dan presisi serta mendapatkan parameter jumlah pisau yang sesuai untuk memotong kertas karton”, ujar bu Tasi, panggilan sehari-hari Dr. Prantasi Harmi Tjahjanti,S.Si.,MT. Pembuatan alat pemotong kertas karton berbentuk lingkaran dengan menggunakan motor listrik sebagai penggerak. Dengan inovasi ini, proses produksi yang sebelumnya menyita waktu dapat dipersingkat secara signifikan, memberikan dampak positif pada produktivitas UMKM sekaligus mendukung kelestarian lingkungan melalui pemanfaatan limbah/sisa-sisa material buangan yang sebelumnya dimanfaatkan.

Program Kerja Pusat Studi Rekayasa Engineering Sipil (PS-RES) UMSIDA di tahun 2026 ini salah satunya adalah melakukan pendampingan UMKM Souvenir Celengan dari karton-karton bekas bersama adik-adik panti asuhan. UMKM-nya terletak di Pateguhan Gang Cangkring 4, RT. 01/RW. 06, Tawang Rejo, Pandaan, Pasuruan (milik ibu Yuli Astutik). Sementara adik-adik Panti Asuhan yang diajak adalah dari Panti Asuhan Ulin Nuha Putri Sidoarjo. Mengajak 18 adik-adik Panti Asuhan yang rata-rata masih besekolah di Sekolah Dasar dan didampingi 2 Pendamping. Kegiatan dilakukan Kamis 16 April 2026.
Melalui kegiatan ini, UMKM Souvenir Celengan dari karton-karton bekas dapat menambah segi marketing maupun publikasi UMKM-nya. Selain itu, diskusi interaktif juga digelar guna menampung masukan dari PS-RES mengenai kebutuhan alat dan kendala produksi sehari-hari. “Kami menyambut baik inisiatif dari PS-RES UMSIDA semoga alat pemotong karton lingkaran dengan menggunakan motor listrik lebih bisa masuk pasar yang lebih luas,” ungkap ibu Yuli Astuti , pemilik UMKM Souvenir Celengan dari karton-karton bekas.

Para adik-adik Panti Asuhan Ulin Nuha Putri juga sangat antusias dan senang dalam kegiatan ini, karena membawa pulang Souvenir Celengan dari karton-karton bekas yang nanti dapat dipakai untuk menabung uang. Lebih jauh kegiatan ini memberikan inovasi berdampak bagi masyarakat. Tim berharap, sinergi antara akademisi dan masyarakat ini dapat meningkatkan nilai tambah produk UMKM Souvenir Celengan dari karton-karton bekas, dan mendorong kemandirian ekonomi kreatif berbasis teknologi tepat guna.
Prantasi Harmi Tjahjanti