Mahasiswa Umsida dengan Antusias Mengikuti Webinar KHGT untuk Memahami Unifikasi Kalender Islam Global

Drpm.umsida.ac.id. – Pusat Studi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (PSAIK) Umsida bekerja sama dengan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Umsida menyelenggarakan webinar bertema “Mengenal KHGT: Solusi Ilmiah untuk Unifikasi Kalender Islam Global” pada Rabu, 6 Mei 2026 melalui platform Zoom Meeting.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) kepada mahasiswa sebagai bagian dari penguatan literasi keislaman, astronomi, dan wawasan global umat Islam. Webinar diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Peserta webinar terlihat antusias menyimak penjelasan pemateri. Nampak sebanyak kurang lebih 260 mahasiswa memenuhi ruangan maya tersebut.

Acara dibuka langsung oleh Direktur DRPM Umsida, Prof. Sigit Hermawan, yang menekankan pentingnya pengembangan keilmuan Islam berbasis riset dan kemajuan teknologi. Dalam sambutannya, Prof. Sigit menyampaikan bahwa mahasiswa perlu memiliki wawasan yang luas terhadap isu-isu kontemporer umat Islam, termasuk persoalan kalender Hijriah global. Menurutnya, KHGT menjadi salah satu bentuk ikhtiar ilmiah untuk membangun persatuan umat Islam dalam penentuan waktu ibadah.

Webinar menghadirkan Dr. Supriyadi, M.Pd.I sebagai keynote speaker dan Drs. Jarot Iswanto, M.Pd.I sebagai narasumber utama. Acara dipandu oleh moderator Ainun Nadlif, M.Pd.I.

Dalam paparannya, Dr. Supriyadi, M.Pd.I menjelaskan bahwa Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) tidak hanya dipandang sebagai persoalan astronomi dan penanggalan semata, tetapi juga berkaitan erat dengan nilai-nilai maqashid syariah yang mengedepankan kemaslahatan umat Islam secara global. Drs. Jarot Iswanto menambahkan bahwa KHGT merupakan konsep penyatuan kalender Hijriah berbasis hisab astronomi modern yang dirancang untuk berlaku secara global. Konsep ini diharapkan dapat menjadi solusi atas perbedaan penetapan awal bulan Hijriah yang selama ini sering terjadi di berbagai negara Muslim. Melalui kegiatan ini, PSAIK dan DRPM Umsida berharap mahasiswa mampu menjadi generasi intelektual Muslim yang terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan sekaligus memiliki kepedulian terhadap persatuan umat Islam di tingkat global.

Penulis : Supriyadi