UMSIDA Gelar Sharing Session Pengembangan Bidang Unggulan, Roadmap, dan Inovasi untuk Hilirisasi Berdampak

Sidoarjo, 17 Juni 2026 – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) melalui Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) menyelenggarakan kegiatan Sharing Session “Pengembangan Bidang Unggulan, Roadmap, dan Inovasi untuk Hilirisasi Berdampak” pada Rabu (17/06/2026) bertempat di GKB 3 Lantai 7 Kampus 1 UMSIDA. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Ir. Sarjito, MT., Ph.D, Direktur Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra Kekayaan Intelektual Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat UMSIDA, Prof. Dr. Sigit Hermawan, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya penyusunan roadmap riset dan pengabdian yang terarah guna mendukung pencapaian visi universitas serta meningkatkan dampak hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Selanjutnya, sambutan sekaligus pembukaan acara disampaikan oleh Prof. Dr. Hana Catur Wahyuni, MT. Beliau menekankan bahwa penguatan bidang unggulan dan inovasi merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin dinamis, sekaligus mendorong hilirisasi hasil riset agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan industri.

Pada sesi utama, Prof. Sarjito memaparkan materi mengenai strategi pengembangan bidang unggulan, penyusunan roadmap penelitian, serta inovasi untuk menghasilkan hilirisasi yang berdampak. Menurutnya, roadmap penelitian yang baik harus disusun secara sistematis melalui beberapa tahapan penting, yaitu:

Desk Study (Kajian Awal) untuk mengidentifikasi kondisi dan potensi yang dimiliki institusi.
Pendekatan Top-Down, yaitu mempertimbangkan kebijakan nasional, kebijakan perguruan tinggi, dan arah pembangunan strategis.
Pendekatan Bottom-Up, dengan menghimpun hasil penelitian, kompetensi dosen, dan potensi yang telah berkembang di lingkungan kampus.
Integrasi dan Review terhadap berbagai masukan yang diperoleh.
Mengusulkan Topik Prioritas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) untuk memperoleh masukan dari berbagai pemangku kepentingan.
Penyusunan Dokumen Roadmap Lima Tahun sebagai hasil akhir yang menjadi panduan pengembangan riset institusi.

Prof. Sarjito menjelaskan bahwa Universitas Muhammadiyah Surakarta menyusun roadmap riset melalui kombinasi pendekatan top-down dan bottom-up. Proses tersebut dilakukan dengan melihat kebijakan nasional dan kampus, mengumpulkan bukti riset yang telah ada, mengintegrasikan berbagai informasi, menentukan prioritas penelitian, melaksanakan diskusi kelompok terarah (FGD), hingga menetapkan roadmap resmi sebagai pedoman pengembangan riset jangka menengah.

Selain membahas penyusunan roadmap, Prof. Sarjito juga memberikan contoh identifikasi bidang unggulan dari perspektif awam melalui pemetaan literatur pada bidang psikologi. Beberapa bidang yang berkembang dan memiliki peluang besar untuk dikembangkan antara lain Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, Psikologi Sosial dan Multikultural, Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Keluarga dan Parenting, Psikologi Islam, Psikologi Komunitas dan Pemberdayaan, serta Psikometri dan Metodologi Riset.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sarjito juga mengulas Rencana Strategis (Renstra) DRPM UMSIDA 2022–2026 yang selama ini berfokus pada pengembangan IPTEKS berbasis potensi lokal melalui dua rumpun besar, yaitu Pangan–Rekayasa–Saintek–Kesehatan dan Bisnis–Sosial–Humaniora. Selain itu, UMSIDA juga telah mengarahkan pengembangan riset pada penguatan kolaborasi nasional dan internasional, peningkatan hilirisasi dan inovasi, serta penguatan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan.

Meski demikian, terdapat beberapa aspek yang masih perlu diperkuat pada periode mendatang, di antaranya peningkatan pengabdian kepada masyarakat bertaraf internasional, perluasan kolaborasi luar negeri, hilirisasi hasil riset, peningkatan perolehan pendanaan eksternal, serta peningkatan keterlibatan dosen dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Berdasarkan berbagai evaluasi tersebut, Prof. Sarjito menyampaikan bahwa roadmap Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UMSIDA periode 2026–2031 perlu mengalami transformasi. Jika sebelumnya lebih berfokus pada pelaksanaan kegiatan pengabdian, maka pada periode mendatang arah pengembangan perlu ditingkatkan menjadi “Transformasi dan Dampak Masyarakat Berkelanjutan Berbasis Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah”. Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan dampak yang lebih luas, terukur, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan sharing session ini, UMSIDA memperoleh berbagai wawasan strategis dalam menyusun bidang unggulan, roadmap riset dan pengabdian, serta pengembangan inovasi yang tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat, dunia usaha, dan industri.