Solusi Pembelajaran Selama PAndemi

Semenjak adanya covid-19 mengguncang dunia, menyebabkan banyaknya kegiatan yang terdampak salah satunya adalah kegiatan belajar mengajar disekolah maupun universitas. Mengaharuskan untuk melakukan 5M yaitu memaikai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilisasi guna untuk memutus rantai penyebaran covid-19. Pandemi Covid-19 membuat pendidikan  kurang efektif sehingga dapat berdampak dengan menurunnya kualitas peserta didik. Kegiatan belajar dilakukan secara daring dengan guru memberikan tugas kepada siswa. Tidak banyak dari peserta didik yang memahami pembelajaran daring ini karena kurangnya materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Terkadang ada sebagian siswa yang kurang perhatian dari orang tua dengan alasan orang tuanya harus mencari nafkah sehingga anak tidak belajar, tidak mengerjakan tugas dan mereka pun hanya bermain bersama teman-temannya. Meningkatnya semangat dalam belajar. Ada beberapa keluhan atau permasalahan yang muncul disaat pandemi seperti Tia, Icha, Jojo dan Dinda selaku siswa sekolah TK mengalami kesulitan dalam belajar secara daring sehingga membuat mereka malas. Orang tua dari mereka pun mengeluh karena tidak bisanya mereka dalam berhitung dan membaca. Kurangnya disiplin dalam mengikuti belajar secara daring. Mereka tidak dapat bersosialisasi dengan teman-temannya. Anak menjadi kecanduan gadget. Dan keterbatasan kuota/signal. Melihat situasi seperti ini membuat saya merasa kasian karena bukan meringankan beban anak dalam belajar malah membuat mereka semakin tertekan dan menyerah dalam belajar. Dengan adanya situasi ini saya pun turut andil dan turun tangan dalam mengambil peran dan berkontribusi dalam menangani terkait permasalahan yang terjadi di desa Kedinding Lor Surabaya. Untuk melakukan kegiatan KKN mandiri ini yaitu :

  • Membuat program belajar seperti calistung sesuai tingkat usia dengan 3x pertemuan dalam seminggu.
  • Membuat media dan metode pembelajaran yang menarik sebagai media berhitung anak.

Media pembelajaran yang saya buat yaitu spin time disini spin time berfungsi agar anak dapat mengenal konsep waktu.

  • Membiasakan anak untuk literasi dengan membacakan buku pada anak.
  • Mengenalkan huruf dan membaca.

Dari rencana kegiatan tersebut saya harap ada peningkatan di dalamnya yang meliputi :

  • Anak dapat lancar membaca, menulis dan berhitung.
  • Dapat bermain sambil belajar
  • Bersosialisai dengan menerapkan prokes.
  • Meningkatnya kedisiplinan anak.
  • Membatasi anak dalam bermain gadget.

 

Ditulis : sofi aulia

Edit : Ping DArojat-

 

 

 

Leave a Reply